Tuesday, April 1, 2014

Teknologi Militer dalam Robot Penyedot Debu

Robot penyedot debu Roomba.
TEHNOGRAFI - Teknologi robot telah berkembang pesat, baik itu digunakan dalam keseharian rumah tangga, ilmu pengetahuan, hingga menjelajah planet Mars. Keberadaannya mulai menjadi bagian kehidupan manusia, di mana mampu membantu meringankan pekerjaan.

Jumlah robot pun tiap tahun mengalami peningkatan, salah satunya yang paling banyak digunakan dalam skala rumah tangga adalah robot penyedot debu, yang diberi nama Roomba. Robot ini telah terjual sekitar 10 juta unit di seluruh dunia.

Roomba merupakan robot yang sangat kecil dan sederhana, ia mampu dengan perintah atau tidak, membersihkan ruangan. Robot ini mempunyai sekitar 50 sensor di dalamnya, dan menjadi robot dengan penggunaan terbanyak sehari-hari.

Ia mampu menjangkau celah-celah yang sukar untuk dibersihkan oleh manusia, seperti kolong lemari atau tempat tidur, inilah yang membuatnya banyak digunakan. Di balik pembuat robot ini adalah Colin Angle, yang juga pendiri iRobot pada tahun 1990 dengan kerjasama dengan sesama alumnus dari MIT, Rodney Brooks dan Helen Greiner.

Inspirasi pembuatan Roomba sendiri berawal dari film-film Hollywood, di mana robot telah ada sejak dulu. Mereka ingin mewujudkan apa yang dilihat di dalam film, menjadi kenyataan.

Teknologi yang digunakan dalam robot Roomba, juga didasari dengan teknologi militer. Di mana robot dapat menjelajah, menyusup dan membuat pertahanan sederhana. Oleh itulah, robot ini dibuat cukup kuat.

Roomba juga diberi algoritma seperti robot pembersih ranjau, sehingga memastikan setiap sensor robot ini mampu membersihkan kotoran atau debu yang ada di lantai.

Via: CNN
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun