Sunday, April 27, 2014

Alat Deteksi Kanker di Smartphone Tersedia dalam Dua Tahun

Breathalyser.
TEHNOGRAFI - Kanker merupakan pembunuh yang "diam", artinya, banyak orang yang mengidap kanker namun terlambat mengatahuinya. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran banyak orang, terlebih di zaman saat ini, banyak makanan yang kita konsumsi bisa menyebabkan kanker.

Diagnosa kanker saat ini, hanya bisa dilakukan lewat scan di dokter, dan itu harganya sangat mahal.Namun, seiring berkambangnya teknologi, alat pendeteksi kanker kini bisa semakin kecil.

Seperti yang dilakukan para ahli di Universitas Cambridge, yang menciptakan breathalyser, di mana deteksi kanker bisa melalui nafas dan terbukti bekerja. Tentunya itu menjadi angin segar bagi kita, yang bisa melakukan pengecekan tubuh dengan biaya murah.

Namun mereka tidak puas dengan hanya demikian, kini para ahli yang mendirikan perusahaan Owlstone, ingin lebih memperkecil ukuran alat pengecekan kanker lewat nafas ini melalui smartphone. Bagi mereka, itu bukan hal yang sulit, tapi mereka belum menemukan investor yang ingin berinvestasi.

"Untuk membuat perangkat genggam mandiri, atau modul yang melekat pada ponsel, setidaknya dibutuhkan dua tahun lagi. Pertanyaannya, siapa yang mau berinvestasi," ucap Billy pendiri Owlstone.

Karena dengan dibuatnya alat ini, tentunya akan mengurangi kunjungan pasien yang akan memeriksakan dirinya ke dokter. Namun ia menjamin,alat ini hanya sebagai peringatan dini, sebelum akhirnya berkonsultasi ke dokter lebih lanjut lagi.


Sumber
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun