Tuesday, September 23, 2014

Kejanggalan di Balik Antrean Pembeli iPhone 6 di New York

Pengantre iPhone 6 di New York.
TEHNOgrafi - Setiap kali Apple mengeluarkan produk terbarunya, selalu diiringi antusia yang tinggi dari konsumen. Maka tidak heran, jika saat peluncuran perdana produk Apple seperti iPhone, banyak yang rela mengantre hingga bermalam di luar toko.

Namun dalam sebuah investigasi yang dipublikasikan di YouTube, memperlihatkan jika ada kejanggalan saat penjualan perdana iPhone 6. Di mana pengantre yang rela bermalam, banyak pria dan wanita paruh baya di antrean pertama.

Bahkan, mereka tidak fasih berbahasa Inggris saat ditanya oleh reporter yang membawa kamera, dan mereka juga tidak tahu barang apa yang sebenarnya akan mereka beli. Padahal mereka mengantre di barisan paling awal. Bahkan ada wanita yang menunggu di barisan paling depan sambil merajut.

Setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, ternyata mereka adalah calo-calo yang berkeliaran, guna meraup keuntungan yang lebih besar. iPhone memang masih menjadi buruan banyak orang berduit, sehingga tidak heran jika barang yang satu ini dijual hingga dua kali lipat setelah di dapatkan para pengantre ini.

Kejadian seperti ini tidak terjadi hanya di satu toko saja, melainkan di banyak gerai milik Apple. Dan sesaat gerai dibuka, mereka pun berbondong-bondong membeli iPhone terbaru. Bukan hanya satu atau dua barang yang dibeli, bahkan hingga lima iPhone mereka beli.

Rupanya, harga iPhone yang dibanderol sekitar Rp12-15 juta tersebut, dijual kembali hingga Rp30 juta. Dan pangsa pasar mereka bukan Amerika, melainkan kota-kota di Asia, yang baru mendapatkan jatah iPhone satu bulan setelah diluncurkan, seperti Hong Kong.

Berikut video dari pembeli iPhone 6 di Now York:


Share:

1 comment:

Berkomentarlah yang baik dan membangun