Mengemudi Kenakan Apple Watch, Akan Dipenjara Dua Tahun

Jam tangan pintar dari Apple.
TEHNOgrafi - Banyak sekali kebiasaan buruk yang selalu diperlihatkan oleh pengemudi, selain ugal-ugalan, salah satunya adalah menggunakan perangkat mobilenya selagi mengemudi. Dan itu sangat berbahaya sekali, baik bagi dirinya atau orang lain.

Kemajuan teknologi memang membuat banyak dari kita ketagihan. Sehingga jarang sekali kita lepas dari yang namanya teknologi gadget, baik itu smartphone, tablet atau laptop. Dan yang terbaru adalah jam tangan pintar.

Namun bagi Anda yang ingin membeli perangkat wearable dari Aplle, yaitu Apple Watch, perlu memikirkan ulang. Pasalnya, jika tahun depan tidak ada yang menghambat peluncuran produk jam tangan pintar ini, akan ada peraturan yang sangat tegas.

Di mana pengguna Apple Watch yang kedapatan menggunakan Apple Watch, akan dipenjara maksimal dua tahun. Kenapa bisa begitu? Apple watch sendiri memberikan keleluasaan bagi pemiliknya untuk berkomunikasi melalui penggilan suara atau telepon, mengecek pesan teks, dan memonitoring kesehatan tubuh.

Namun di balik kemajuan teknologi ini menyimpan banyak sekali bahaya, di mana orang yang memakainya akan terpecah konsentrasinya saat mengemudi, jika menggunakan jam tangan pintar ini dan itu bisa membahayakan dirinya dan orang lain.

Selain membelah konsentrasi pemakainya, jam tangan pintar dari Apple juga membutuhkan dua tangan, untuk mengoperasikannya. Sehingga ini menambah risiko dari penggunaan jam tangan pintar ini, terutama bagi pengemudi.

Departemen Transportasi Inggris mengeluarkan peraturan bagi pengemudi yang kedapatan menggunakan gadgetnya, dengan menarik lisensi mengemudi, dan diberi denda maksimal Rp2 juta.

Sedangkan di Amerika lebih tegas lagi, di mana pengemudi yang menggunakan gadgetnya saat mengemudi akan dikenai denda sebesar Rp118 juta, dan penjara maksimal dua tahun.

Penggunaan gadget saat mengemudi memang meningkatkan risiko kecelakaan hingga 20 persen, dan itu sangat disayangkan dari kemajuan teknologi, yang tidak dipakai di saat yang tidak tepat. (Mail Online)

2 comments

terus masalah indonesia opo to mas..

Balas

terus masalah indonesia opo to mas..

Balas

Berkomentarlah yang baik dan membangun