Teknologi Ini Mampu Mendowload Film Lebih Cepat dari Kedipan Mata

Serat optik.
TEHNOgrafi - Seringkali kita kesal, jika mendownload atau mengunduh file dokumen, lagu atau film di internet selalu lama, jaringan lelet, terkadang suka putus di tengah. Tentunya itu membuat kita enggan kembali melakukan hal yang sama.

Tetapi kini peneliti dari Eindhoven menciptakan sebuah jaringan serat fiber multi-inti, yang mampu membantu mengunduh dengan kecepatan 0,03 milidetik, sedangkan kecepatan kedipan mata kita sekitar 300 milidetik, super cepat.

Teknologi ini menggunakan serat dengan tujuh inti yang berbeda, yang mampu mentransfer data hingga 255 terabyts setiap detiknya. Bayangkan jika mengunduh film yang mempunyai file 700 MB, mungkin bisa diunduh kurang dari satu detik, saking cepatnya.

Pemimpin penelitian, Dr. Chigo Okonkwo mengatakan: "Dengan ukuran diameter kurang dari 200 microns, serat ini mampu meningkatkan kemampuannya dibandingkan dengan serat yang ada saat ini."

Teknologi canggih ini akan merevolusi jaringan internet dunia, dan transfer data bukan lagi dengan megabytes/seconds (mbps) tetapi akan menjadi petabytes/seconds.

Namun untuk menerapkan teknologi ini perlu pembaruan pada routers, peranglat dan website, sehingga permintaan netizen bisa terpenuhi. Namun belum diketahui kapan dunia siap mempraktikkan teknologi ini. Lalu bagaimana dengan negara kita? (Mail Online)

8 comments

semoga di indonesia bisa diterapkan,,hehehe

Balas

indonesia sebagai penerima ide terus :3

Balas

akan lebih hebat lagi jika putra & putri Indonesia yang bisa menerapkan pengembangan teknologi ini

Balas

Saking kenceng.nyaa

Ngetik sampai typo gitu..

Kenceng amat..

Balas

ah masa ... kt tgg smpi Internet di negara ini lebih cepat lagi

Balas

Mungkin baru akan di terapkan di Indonesia 20 tahun lagi :v

Balas

aku yakin, kita pasti bakal menempati peringkat 10 besar dalam jajaran pemakai teknologi ini, tapi ...... 10 besar dari urutan paling bawah

Balas

semoga aja d indonesia ada.hahah

Balas

Berkomentarlah yang baik dan membangun