Friday, April 24, 2015

Bahaya bagi Anda yang Memiliki Smartphone Samsung Galaxy

Samsung Galaxy. Foto
TEHNOgrafi - Smartphone saat ini bukan hal yang langka untuk ditemui, berbagai kebutuhan kerja bisa dilakukan gadget yang satu ini. Banyak sekali produsen yang mencoba mengambil keuntungan, dari tingginya permintaan smartphone.

Kita tahu, ada beberapa mereka yang cukup terkenal seperi Samsung dan juga iPhone, yang selalu bersaing kala keduanya mengeluarkan produk terbaru. Namun kadang, produk yang dikeluarkan selalu mengalami titik lemah.

Khususnya untuk Anda yang memiliki gadget dari Samsung. Para ahli keamanan telah menemukan masalah besar, dengan scanner sidik jari dari smartphone Samsung.

Sebuah cacat dalam perangkat memungkinkan hacker untuk mengambil salinan pemilik sidik jari, yang kemudian dapat digunakan untuk mencuri data pribadi dari telepon.

Perusahaan keamanan digital FireEye, menemukan masalah baru-baru ini, dan mengatakan perangkat Android lain yang menggunakan pengenalan sidik jari, juga bisa berada dalam bahaya.

Berkat penemuan tersebut Samsung mengklaim, mereka mengatakan: "Kami menjaga privasi konsumen dan keamanan data yang sangat serius. Kami sedang menyelidiki klaim FireEye itu."

Apa yang membuat penemuan ini lebih mengkhawatirkan adalah, ada peningkatan penggunaan sidik jari untuk melakukan pembayaran produk yang menggunakan layanan seperti PayPal.

Berbicara kepada Forbes, pihak FireEye di Yulong Zhang mengatakan: "Jika penyerang dapat mematahkan kernel [inti dari sistem operasi Android], meskipun ia tidak dapat mengakses data sidik jari yang disimpan di zona terpercaya, dia bisa langsung membaca sensor sidik jari setiap saat."

Scanner sidik jari telah menjadi semakin populer, di banyak ponsel flagship terbaru. Apple dan Samsung menggunakan teknologi ini, yang memungkinkan akses lebih mudah ke perangkat tanpa perlu kode akses.

Pada 2013, kelompok Jerman berhasil melewati pemindai sidik jari pada Apple iPhone 5s.

Hacker dari Chaos Computer Club mengambil gambar sidik jari seseorang yang tersisa di permukaan kaca, yang kemudian mereka gunakan untuk membuka iPhone.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun