Thursday, June 18, 2015

600 Juta Handset Samsung Rentan Dibajak Hacker

Smartphone Samsung. Foto
TEHNOgrafi - Hacker dapat memata-matai pengguna Samsung Galaxy, karena ada kerentanan di dalam software mereka. Hal ini memungkinkan penjahat cyber menggunakan kamera ponsel dan mikrofon, untuk membaca pesan teks dan menginstal aplikasi.

Peneliti mengklaim perangkat lunak cacat tersebut mempengaruhi hingga 600 juta handset Samsung, termasuk yang baru dirilis Samsung Galaxy S6.

Sampai Samsung melakukan perbaikan masalah ini dalam waktu beberapa hari, bagi Anda pemilik smartphone besutan produsen Korea Selatan ini, dianjurkan untuk menjauhi dari jaringan Wi-Fi apalagi yang memberikan akses cuma-cuma.

Hacker dapat mengeksploitasi kesalahan dengan pra-instal 'IME' Keyboard Samsung--versi SwiftKey, yang memungkinkan teks mudah diprediksi.

Cacat itu ditemukan oleh peneliti di keamanan mobile NowSecure Ryan Welton, dan Samsung telah diberitahukan masalah ini pada bulan Desember lalu.

Perangkat lunak dalam keyboard secara teratur meminta server apakah perlu untuk memperbarui, dan di sini memungkinkan hacker untuk bertindak sebagai server, atau 'istimewa (sistem) pengguna dan mengirim kode berbahaya ke telepon untuk mendapatkan kontrol tersebut.

Tampaknya Samsung telah memberikan Keyboard IME izin khusus, yang berarti hacker mampu mendapatkan informasi meskipun telah dilakukan perlindungan oleh Android.

Para peneliti mengatakan hacker dapat dengan mudah menargetkan kepada pengguna S6, S5 dan handset S4 Mini, dan juga setiap handset Samsung lainnya dengan software keyboard yang telah terpasang.

Jika kesalahan software dimanfaatkan, memungkinkan hacker untuk menginstal aplikasi berbahaya tanpa pemilik mengetahui, bisa dilakukan dengan mudah.

Bahkan penjahat cyber bisa 'menguping' panggilan telepon, membaca pesan teks yang masuk dan keluar atau bahkan mencoba untuk mencuri data pribadi termasuk foto.

Sementara, jika Anda jauh dari jaringan Wi-Fi, berarti pemilik Galaxy mengurangi risiko tererang hacker, walaupun tidak akan membuat mereka benar-benar aman.

Sayangnya, aplikasi keyboard yang cacat tidak bisa dihapus oleh pengguna perangkat Samsung.

Samsung mengatakan telah memberikan patch untuk operator jaringan seluler, dalam bentuk update Android, tetapi tidak jelas apakah telah dilakukan atau belum.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun