Wednesday, June 17, 2015

Bersumpah dan Menulis Kasar di WhatsApp Didenda Rp855 Juta

Aplikasi WhatsApp. Foto
TEHNOgrafi - Menulis di aplikasi perpesanan saat ini bukan hal yang sulit ditemukan. Apalagi setelah perkembangan teknologi smartphone kian tinggi, dan diiringi banyaknya promosi paket data yang akan digunakan.

Maka tidak heran, jika pesan teks yang lama SMS, kian hari kian menghilang penggunanya, dan digantikan oleh WhatsApp, BlackBerry Messenger (BBM), atau perpesanan lainnya.

Namun Anda perlu berhati-hati saat berkirim pesan lewat aplikasi perpesanan ini, terutama bagi Anda yang sering menggunakan WhatsApp, jika tidak ingin didenda akibat tulisan yang Anda buat sendiri.

Dalam Undang-undang terbaru di Dubai, jika Anda bersumpah serapah di WhatsApp bisa didenda hingga £45.000. Ini tentu sangat penting, bagi Anda yang akan berlibur kesana.

Menggunakan bahasa kotor di teks juga bisa membawa hukuman penjara, sementara orang asing bisa menghadapi deportasi di bawah undang-undang baru.

Aturan baru yang ketat ini terungkap setelah federal Mahkamah Agung UEA memerintahkan sidang ulang, dari seorang pria yang diperintahkan untuk membayar £523 ketika ia dihukum, karena menulis sumpah pada rekannya di aplikasi perpesanan.

Jaksa mengajukan banding, karena denda tersebut terlalu kecil dan harus didenda sampai £43.569 atau di penjara. Terdakwa dituntut di bawah Kejahatan Cyber, yang membuat penghinaan secara online.

Padahal terdakwa hanya menggunakan emoticon jari tengah--di mana di UEA sangat ilegal--dapat membawa sampai tiga tahun penjara atau denda £87.000 menurut para ahli hukum.

"Mengirimkan emoji jari tengah pada smartphone atau bahkan mengirim gambar jari tengah melalui email dapat menempatkan Anda dalam kesulitan. Dengan perkembangan teknologi, orang sudah mulai menghina orang lain di media sosial menggunakan layanan seperti WhatsApp atau BlackBerry messenger," kata Pengacara kriminal Abdullah Yousef Al Nasir.

Jutaan wisatawan asing setiap tahun datang ke Uni Emirat Arab, di mana pantai dengan sinar matahari hampir bisa dinikmati sepanjang tahun, ditambah atraksi seperti di Burj Khalifa, yang merupakan gedung tertinggi di dunia.

Jadi jika Anda ingin berkunjung ke Dubai, maka perlu berhati-hati menggunakan media sosial dan aplikasi perpesanan jika tidak ingin tersandung kasus yang sama.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun