Wednesday, June 10, 2015

Microsoft Sedang dalam Masalah Besar

Logo Windows. Foto
TEHNOgrafi - Persaingan di dunia teknologi semakin ketat. Hal ini terlihat ketika diluncurkannya sebuah produk baru dan unik, akan diiringi dengan produk yang sama dari produsen yang berbeda. Hal ini juga termasuk di dunia teknologi smartphone.

Buktinya, salah satu produsen telepon seluler yang pernah menjadi raja di dunia, Nokia, terpaksa menjual mereknya ke Microsoft, karena tidak mampu bersaing dengan produk baru dari Apple dan Google.

Microsoft yang kini mengambil alih kepemilikan Nokia, berusaha bersaing dengan sistem operasi milik sendiri, yaitu Windows Phone. Namun sampai saat ini, smartphone berlabel Lumia belum mampu bersaing.

Tampaknya Microsoft telah gagal untuk meruntuhkan di dominasi Google dan Apple di pasar smartphone. Dalam sebuah laporan dari comScore menunjukkan, jika ponsel Windows telah kehilangan lebih dari satu juta pengguna di Amerika Serikat tahun ini, dan angka global bisa lebih tinggi lagi.

Hal ini memberikan Microsoft pangsa sangat sedikit, sekitar 3 persen di pasar AS. Menurut comScore, Android adalah sistem operasi nomor satu di AS dengan 52,2 persen, sedangkan Apple di peringkat kedua dengan 43,1 persen.

Beberapa ahli berpikir, peluncuran Windows 10 mungkin meningkatkan penjualan smartphone Microsoft, tetapi platform ini masih memiliki masalah citra dan kurangnya aplikasi adalah masalah besar.

Banyak pengembang aplikasi utama menghindari Windows, dan lebih berkonsentrasi pada perangkat iOS dan Android.

Pada acara baru-baru ini di Milan, easyJet mengkonfirmasi ke Daily Star Online bahwa mereka tidak berencana membuat aplikasi untuk versi Windows, dan menyatakan itu terlalu mahal untuk mengembangkan dengan begitu sedikit pengguna.

Microsoft sendiri akan meluncurkan OS terbarunya yaitu, Windows 10 pada 29 Juli, apakah akan mengubah nasib mereka? Kita tunggu saja.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun