Monday, September 7, 2015

Ingin Pertahankan Pernikahan? Unfriend Pasangan Anda di Facebook

Wanita mengakses Facebook. Foto
TEHNOgrafi - Facebook sudah menjadi bagian dalam kehidupan banyak orang. Mulai dari bangun tidur hingga hendak terlelap di malam hari, banyak yang mengakses jejaring sosial buatan Zuckerberg ini. Baik sekedar melihat status orang lain, berkomentar atau berbagi rutinitas keseharian.

Namun tidak sedikit yang menyalahgunakan Facebook, baik untuk penipuan, transaksi ilegal, hingga mencari jodoh. Pengguna Facebook sendiri diklaim sudah melebihi angka satu miliar, sungguh fantastis.

Tetapi bagi Anda pasangan yang sudah menikah, untuk mengurangi porsi penggunaan Facebook. Atau menghapus daftar teman, baik bagi suami atau istri, di Facebook agar hubungan pernikahan tetap langgeng. Mengapa demikian?

Inilah pendapat yang dikeluarkan oleh terapis berbasis di New York, Ian Kerner. Ia mengklaim bahwa menghapus/unfriend pasangan di media sosial, dapat menempatkan hubungan suami istri menjadi tujuan yang utama dalam biduk rumah tangga.

Bahkan lebih baik, katanya, orang harus menghapus akun Facebook mereka sepenuhnya, dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan pasangan.

Dia mengatakan, dengan mengakses Facebook yang kebanyakan dari gadget, berarti pasangan akan menghabiskan waktu yang kurang dalam berbicara dan tatap muka satu dengan lainnya, sehingga menyebabkan miskomunikasi dan sering berargumen.

Menurut Pew Research Center, 25 persen orang dewasa yang sudah menikah, sering mengirim sms kepada pasangan ketika sedang berdua. Masih dalam jumlah yang sama, pasangan juga terganggu oleh ponsel.

Kerner, yang kini telah menghapus akun Facebook-nya mengatakan, ada beberapa tantangan yang muncul karena media sosial. Dan 'detoksifikasi digital' dapat menguntungkan semua pasangan yang sudah berumah tangga.

Namun kembali kepada individu masing-masing, dalam menggunakan media sosial. Apalagi jika media tersebut bisa Anda gunakan untuk mencari nafkah, maka bisa saja hal tersebut menjadi pengecualian.

Namun alangkah lebih baik, jika komunikasi di media sosial juga diikuti oleh komunikasi offline yang berkualitas antara pasangan suami istri, untuk menjaga keharmonisan dan kelanggengan berumah tangga.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun