Tuesday, November 24, 2015

Punya Teman Lebih dari 300 di Facebook Ternyata Berbahaya

TEHNOgrafi - Hampir setiap orang saat ini memiliki smartphone, dan untuk menunjangnya membutuhkan akun-akun yang terkait dengan aplikasi di dalamnya. Salah satunya adalah Facebook, yang banyak menjadi aplikasi 'wajib' di smartphone.

Namun siapa sangka, jika Facebook memiliki efek yang kurang baik, terutama bagi remaja yang memang sedang tumbuh dan mencari kepribadian.

Untuk itu, para peneliti di Universitas Montreal dan Institut universitaire de sante mentale de Montreal, yang dipimpin oleh Profesor Sonia Lupien, menemukan bahwa Facebook memiliki efek terhadap hormon stres pada remaja.

Penelitian yang dilakukan terhadap 88 partisipan berusia antara 12-17 tahun, ditanya tentang frekuensi mereka menggunakan Facebook, jumlah teman-teman, perilaku mereka di facebook, dan perilaku mereka terhadap teman-temannya. Seiring dengan empat langkah di atas, tim mengumpulkan sampel kortisol dari remaja yang berpartisipasi.

Efek Kecanduan Facebook di Otak Sama Seperti Narkoba?

Sampel diambil selama empat kali dalam sehari dan tiga hari berturut-turut. Lalu tingkat stres diukur dari tingkat kortisol pada remaja.

"Faktor eksternal penting lainnya juga bertanggung jawab, kami memperkirakan bahwa efek terisolasi oleh Facebook pada kortisol adalah sekitar delapan persen," kata Lupien yang kami kutip dari Gizbot.com.

"Memiliki teman lebih dari 300 orang di Facebook, tingkat kortisol lebih tinggi; karena itu kita dapat membayangkan bahwa mereka yang memiliki 1.000 atau 2.000 teman di Facebook dapat mengalami stres yang lebih besar," tambahnya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa, tingkat kortisol yang tinggi bisa membuat seseorang menjadi depresi. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa, diperlukan waktu 11 tahun sebelum timbulnya depresi berat pada anak-anak akibat memiliki kadar kortisol tinggi.

Sudah saat para remaja kita lebih sering beraktivitas fisik, dibandingkan dengan menatap layar berjam-jam.
Share:

2 comments:

  1. Terlalu mengada-ada!
    Buktinya kehidupan normal tetap berjalan, fbook malah cuma jadi selingan saja! Ekses dan anomali ya pasti ada, lalu digeneralisir dari situ? Ancorrr...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha!!! jelas sekali terlihat kalau anda merasa "tersindir". ya jelas "kehidupan normal" akan terus berjalan tapi ISI artikel ini adlh membahas DAMPAK jumlah teman facebook pada penggunanya. kecuali anda tidak menggunakan facebook sama sekali. komentar anda sangat ENGGAK NYAMBUNG karena emosi yg sudah terbakar akibat "tersindir". sebenarnya yg " ANCORRR" itu artikel nya atau anda sih???

      Delete

Berkomentarlah yang baik dan membangun