Friday, March 4, 2016

Lupakan Wi-Fi, Teknologi Ini 100 Kali Lebih Cepat

Teknologi Li-Fi. Foto
TEHNOgrafi - Untuk mengakses internet, kita membutuhkan koneksi data baik melalui kabel maupun nirkabel. Seiring perkembangan gadget yang semakin cepat, biasanya kita memilih koneksi nirkabel baik broadband maupun Wi-Fi.

Biasanya, kita akan memilih koneksi data melalui jaringan Wi-Fi baik yang aman maupun yang bebas. Terutama jika Anda membutuhkan koneksi yang stabil dan relatif cepat, maka Wi-Fi menjadi pilihan utamanya.

Tetapi dalam dua tahun ke depan, Wi-Fi akan menjadi sejarah. Karena lampu di rumah Anda dapat memberikan akses internet dengan kecepatan 100 kali lebih cepat, dari koneksi Wi-Fi yang ada saat ini.

Wi-Fi Perlahan-lahan 'Membunuh' Manusia

Di ajang Mobile World Congress di Barcelona baru-baru ini, start-up asal Perancis, Oledcomm menunjukkan kemampuan Li-Fi, di mana mereka hanya menggunakan lampu kantor untuk mulai memainkan video di dalam aplikasi smartphone.

Teknologi Li-Fi ini hanya menggunakan komunikasi cahaya--setara digital kode Morse, sehingga tidak bisa menembus dinding. Namun memberikan potensi jaringan yang lebih cepat dan lebih aman, dengan sedikit gangguan.

Sistem ini menggunakan komunikasi cahaya tampak (VLC), antara 400 dan 800 Terahertz (THz) untuk mengirimkan pesan dalam kode biner, tetapi beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi untuk dideteksi dengan mata telanjang.

Teknologi ini bekerja pada frekuensi yang dihasilkan oleh lampu LED. Sementara, kecepatan di laboratorium yang pernah tercatat lebih dari 200 Gbps, sangat cepat bahkan untuk mengunduh setara 23 DVD saa membutuhkan waktu satu detik.

"Li-Fi memungkinkan kecepatan yang 100 kali lebih cepat dari W-Fi, yang menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan data," kata Topsu yang kami kutip dari Mail Online.

Jaringan koneksi ini bisa diterapkan di berbagai peralatan, seperti mesin kopi, mesin cuci, bahkan sikat gigi yang Anda gunakan.

Di tempat-tempat seperti rumah sakit atau sekolah, Li-Fi bisa menjadi pilihan yang ideal. Bahkan bisa digunakan di supermarket atau museum, untuk memberikan informasi terkait benda di dekatnya, atau pesawat udara dan fasilitas bawah tanah.

Gunakan Wi-Fi Gratisan? Ini yang Harus Anda Waspadai

Sistem ini tidak mungkin untuk menggantikan Wi-Fi sepenuhnya di tahun-tahun mendatang. Tetapi dapat digunakan sebagai alternatif untuk membuat jaringan lebih cepat dan lebih aman.

Lantas kapan teknologi ini akan di aplikasikan? Kita tunggu saja tahun-tahun mendatang.

Share:

65 comments:

  1. Wuaaahh mantap niii,,,tpii...kpan itu..???!!!!

    ReplyDelete
  2. Sangat luar biasa semoga secepatnya bisa di GUNAKAN di Indonesia
    Bagaimana dengan biayanya

    ReplyDelete
  3. Tunggu di Indonesia 10 tahun lagi ya. Kita kan selalu yg terakhir, yg paling mahal, dan yg paling lambat speednya di dunia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yakin 10 th lagi??
      seratus th lagi...kyaknya

      Delete
  4. Bisakah orang Indonesia membuat teknokogi tersebut ?....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo berjuanglah nak,jgn remehkan kekuatan orang Indonesia. Penemu 4G LTE orang Kediri loh. Semangat ya!

      Delete
  5. Sayangnya Indonesia masih terbilang lamban untuk menyambut perkembangan teknologi. Entah karena kita harus menunggu negara lain menerapkan, lalu kita contoh modelnya, atau karena daya saing (SDM) masih kurang berkembang. Kita hanya bisa menunggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya banyak peneliti dan org pandai di Indonesia, tp hasil karya mrk tdk dihargai oleh pemerintah, akhirnya pada kabur ato dibajak oleh negara lain yg menghargai SDM. Utk sementara ini Indonesia lbh menghargai koruptor drpd ilmuwan, lhat aja koruptor sering ditayangkan dan banyak pembela, sedangkan ilmuwan..???

      Delete
  6. yang nemuin kl bukan keturunan yahudi pasti nasrani

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini forum tehnologi kenapa dikaitkan dg agama? Ini yg bikin kita gak maju2. :D

      Delete
    2. sara mah tong di bawa2 ka dieu atuh omen...

      Delete
    3. Hmmmmm, kok bawa agama sih, tp penemu 4G LTE orang Indonesia, tepatnya seorang muslim asal Kediri loh.Jangan membuat komentar yg bernada sara ah.

      Delete
    4. Otak loe d mana tong...org lg bhs tecno,mlh coment kagak jelas gitu,klw mau provokasi d t4 laen aja loe,yg otaknya kerdil kayak loe.....

      Delete
  7. Mengerikan bagi Wi-Fi ... Mengagumkan Bagi Li-FI. semoga kita tunggu!

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. saya nunggu info lain, anda susupi dengan berita apaan....

      Delete
  9. Kl mau pindah-2 dlm 1 ruangan pake lampu TL aja.

    ReplyDelete
  10. Bagus buat Indoor,.. trus buat Outdoor gimana, katanya Hebat,....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin ini bisa membantu menjawab:
      Sistem ini tidak mungkin untuk menggantikan Wi-Fi sepenuhnya di tahun-tahun mendatang. Tetapi dapat digunakan sebagai alternatif untuk membuat jaringan lebih cepat dan lebih aman.
      Semua tehnologi mmg ada kelebihan dan kekurangannya. :D

      Delete
  11. siip sy dukung..........cepat terlaksana

    ReplyDelete
  12. Replies
    1. kl mati lampu pake power bank mas...wkwkwkwkk

      Delete
  13. Bagaimana kalau di outdoor ya kan cahayanya kalah dengan sinar matahari. apakah bisa di gunakan di outdoor ?

    ReplyDelete
  14. Iya udah pernah liat ini nih sebelumnya, tapi katanya kekurangannya cahayanya nggak boleh kehalang sesuatu karena bisa langsung buyar sinyal Li-Fi nya

    ReplyDelete
  15. Mantap sih...tp ga bisa tembus dinding....

    ReplyDelete
  16. Ane jadi gak sabar nunggu kedatangannya tapi efek bagi kesehatan bgmn? Lebih berbahaya mungkin...

    ReplyDelete
  17. Orang kita kapan bisa buat ginian??

    ReplyDelete
  18. ini transfer datanya saja dari akses internet yang sebenarnya, nah kalo kecepatan internet kantor (speedy misalnya) cuma 10 Mbps apa kemudian aksesnya jadi cepet?
    artinya tehnologi Li-Fi ini pengganti router saja toh?

    ReplyDelete
  19. Kalo gratisan pasti lebih cepet n di tggu ...

    ReplyDelete
  20. Subhanalloh.. Kecepatan cahaya gitu loh. Mirip buroq kendaraan rosul..

    ReplyDelete
  21. Perkembangan teknologi luar biasa.. kapan kita bisa akses? Biaya? Smoga tepat guna..

    ReplyDelete
  22. Innovasi yg masih butuh penyempurnaan, soalnya blm bisa nembus tembok kyk wifi

    ReplyDelete
  23. sayangnya gak bisa tembus tembok.

    ReplyDelete
  24. di butuhkan kualitas lampu yang tidak mudah putus jika dinyalakan.... ;) nice share

    ReplyDelete
  25. Selamat dan terima kasih kepada penemu teknologi tersebut, semoga bermanfaat untuk hal2 yg positif

    ReplyDelete
  26. bagus sih , tapi kenapa indonesia selalu tertinggal .... sedih hayati .....

    ReplyDelete
  27. jangan pesimis.,.,4G yang menemukan orang indonesia.,. orang madura.,,.,.harus optimis

    ReplyDelete
  28. Mimpi kale ya? Penemuan di Indonesia ndak bakalan direspon pamerintah. dibiarkan hingga basi.....

    ReplyDelete
  29. BENTAR LAGI SABAR YA...ENTAR KLO UDAH ADA DI NEGARA LAIN LANGSUNG DICONTEK...PASTI CEPET (ORANG KITA KAN GAMPANG NIRU)

    ReplyDelete
  30. In Shaa Alloh Indonesia raya akan bisa dan bangkit..

    ReplyDelete
  31. Jangan khawatir teman2, Indonesia menjadi basis salah satu negara terbanyak dan terbesar pemakaian teknologi ini sehingga sangat memungkinkan itu cepat terjadi. satu contoh film amerika dinegaranya belum beredar tapi indonesia sdh lebih dahulu karka konsumennya besar dan minatnyapun besar

    ReplyDelete
  32. Siapa bilang indonesia ktinggalan teknologi bro,cba lo browsing siapa pnemu jaringan 4G yg skarang dan nnti bsa dinikmati seluruh dunia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari semua komentator masih ada yang melek pengetahuan posistif seperti Bro Kiswandi. Mereka yang lain tidak tahu banyak ilmuwan indonesia yang cemerlang. selain 4GLTE masih ada perancang boing 737 salah satunya orang indonesia. Teknologi garbarata. Dirancang dan dibuat pertama kali di indonesia.
      dll. Kasihan mereka ya Bro. Kayaknya mereka cuma kerjanya input data saja di kantor atau korban gadet.

      Delete
  33. Waloupun jaringan 4g yg nemuin orang Indonesia tapi sayang tarip internet masih mahal d bandingkan d negara lain.gx sesuai àpa yg kami bayar pelayananya tetep aja lelet.iklanya bertebaran d mana2 kenyataanya jaringanya?...udh lelet iklanya bertebaran aduh,harus sabar tenan.

    ReplyDelete
  34. Kangg Broww santaiii aja kelesss. Buktikan kang bro bahwa kamu juga berguna bagi kemajuan bangsa ini....

    ReplyDelete
  35. mantap pisan kalau teknology seperti itu sudah ada di indonesia

    ReplyDelete
  36. indonesia, hmmmmm,..... lha wong para pejabat yang bersangkutan juga ikut tersangkut,... yang pasti nyangkut2 terus dan dak ada perkembangan, kecuali kalau memang para pejabatnya berniat memajukan bangsa dengan segala potensialnya,.... contoh kasus saja tentang mobile listrik, maxren dlll

    ReplyDelete
  37. Kalo di outdoor ya bawa lampu LED saja nyalakan pakai batere kan sumber Li-Fi dari lampu LED, au ah elap

    ReplyDelete
  38. sepertinya kog .... hemmmm ... ya semoga sajaa

    ReplyDelete
  39. 2 tahun kedepan ( news ) kalau di indonesia kalau hitungan matematika = 2 x ( regulasi + profit vendor )
    kalau ini terjadi ya...?

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang baik dan membangun