Wednesday, June 21, 2017

Bayi Kelaparan Ditemukan Hidup Setelah Empat Hari Sendirian

Penyelamatan bayi kelaparan.
Musibah dan bencana bisa menimpa siapa saja, bahkan kepada anak-anak sekalipun. Sementara yang bisa kita lakukan adalah mencoba menolong mereka yang menjadi korban musibah tersebut, dengan beragam cara.

Sebuah rekaman mengharukan sekaligus menyedihkan tersebar, yang menunjukkan saat seorang bayi laki-laki yang kelaparan dan penuh dengan tanah di sekujur tubuhnya, yang diselamatkan dari sebuah sekolah yang dibom di Mosul, Irak.

Ajaibnya, bayi ini bisa bertahan selama empat hari sendirian saja. Ia pun ditolong oleh tentara Irak, dan mencucinya sebelum diselamatkan dan diamankan ke tempat lain. Apa yang sebenarnya terjadi di sana?

Anak laki-laki yang berusia satu tahun ini,  diyakini ibunya terbunuh dalam pertempuran yang sedang berlangsung antara ISIS dan pasukan pemerintah.

Anak yang menangis dan kurus itu ditemukan saat tentara Irak pindah ke Kota Tua yang padat penduduknya, benteng terakhir ISIS di Mosul.

Seorang tentara terdengar menjelaskan bahwa, anak itu tidak makan berhari-hari sementara ibu dan kakeknya terbunuh di sekolah di Bab Sinjar.

Pasukan Irak melancarkan serangan untuk merebut kembali Kota Tua, satu-satunya distrik di bawah kendali ISIS di Mosul, pada hari Minggu kemarin.

Divisi lapis baja 9 tentara Irak telah merebut distrik al-Shifaa utara, yang mencakup rumah sakit utama kota tersebut, dalam sebuah pernyataan militer mengatakan.

Jatuhnya Shifaa berarti Kota Tua di bagian timur Mosul sekarang dikelilingi oleh pasukan pemerintah yang didukung Amerika Serikat, yang ditempatkan di utara, barat, selatan dan timur.

Pertarungan untuk Kota Tua menjadi yang paling mematikan dalam serangan delapan bulan, yang didukung Amerika Serikat untuk kembali menguasai Mosul, ibukota de facto ISIS di Irak dan kota terbesar yang dikuasai kelompok tersebut.

Beruntung, bayi laki-laki ini masih bisa diselamatkan meskipun dengan kondisi yang memperihatinkan. Berikut rekaman videonya:

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan membangun