Para Ilmuwan Mengklaim bahwa Alien Sedang Berhibernasi

Ilustrasi alien. Foto: dailymail.co.uk
Di alam semesta ini ada miliaran galaksi, masing-masing galaksi memiliki lebih dari satu triliun bintang, yang berarti ada kemungkinan dari triliunan planet ada dapat dihuni atau ada penghuninya.

Tapi, jika dunia seperti itu begitu melimpah, dan kehidupan di Bumi telah mampu berkembang, lalu mengapa kita tidak bisa menemukan sinyal dari bentuk kehidupan cerdas lainnya seperti di bumi?

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa, alien termasuk mahluk yang cerdas dan belum ingin melakukan kontak dengan manusia karena mereka berhibernasi sampai kondisi di alam semesta menjadi lebih layak huni. Benarkah deminikian?

Sebuah studi baru mengklaim bahwa, ada bentuk kehidupan alien kemungkinan lebih besar telah beralih ke keberadaan melalui digital.

Hidup sebagai mesin pasti memiliki banyak kelebihan, termasuk bisa mengolah informasi lebih cepat dan kurang rentan terhadap penyakit dan kematian.

Namun, superkomputer yang mampu memproses sejumlah besar informasi ini diketahui lebih efisien pada suhu yang lebih rendah.

Karena itu, bentuk kehidupan berbasis mesin cerdas ini telah memilih untuk berhibernasi sampai iklim alam semesta mulai mendingin. Ilmuwan dari Universitas Oxford menyebut teori ini sebagai 'hipotesis aestivasi'.

"Jika sebuah peradaban ingin memaksimalkan perhitungan, tampaknya rasional untuk memberi semangat sampai masa depan yang jauh untuk memanfaatkan lingkungan dengan suhu rendah," para ilmuwan, yang dipimpin oleh Dr Anders Sandberg, mengatakan dalam Journal of British Interplanetary Society.

"Kami kemudian menyarankan" hipotesis aestivasi ": alasan mengapa kita tidak mengamati manifestasi peradaban alien adalah bahwa mereka saat ini (kebanyakan) tidak aktif, sabar menunggu masa depan kosmik.

Tingkat radiasi latar belakang alam semesta saat ini tiga derajat Kelvin di atas nol, yang bisa sangat panas untuk kehidupan berbasis mesin, kata para ilmuwan.

Saat alam semesta mengembang dan bintang-bintang mati selama jutaan tahun, kemungkinan suhu akan turun kembali sampai nol mutlak. Ini akan menjadi waktu yang ideal bagi alien untuk keluar dari hibernasi.

"Peradaban maju mungkin telah mengeksplorasi sebagian besar alam semesta, melakukan apa yang dapat dilakukan dengan alam yang ada, dan sekarang sebagian besar memiliki "budaya" yang harus dilakukan, "kata Dr Sandberg di sebuah blog pribadi.

Dia menambahkan, jika suatu saat kita bisa mendeteksi keberadaan kehidupan yang tidak aktif ini.

Para periset menyarankan agar kita melihat berbagai proses, termasuk bintang yang meledak dan masuk ke dalam lubang hitam, angin galaksi kehilangan gas di ruang angkasa, tumbukan antara galaksi dan gugus galaksi membelah saat alam semesta mengembang.

1 comment

khayalan melahirkan teori kok dibilang ilmuwan... :-)

Balas

Berkomentarlah yang baik dan membangun